Diduga Menipu PRTI Dipolisikan
Plt–Rekrutmen tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang diduga dilakukan salah satu Lembaga Swadaya masyarakat yang menamakan dirinya Peduli Rakyat Tani Indonesia (PRTI) Lombok Tengah sejak beberapa waktu lalu sempat membuat resah warga masyarakat terutama puluhan korban yang ada.dari informasi yang berhasil diserap sejumlah korban akan direkrut untuk menjadi tenaga PPL di Lombok Tengah, namun sebelumnya mereka diharuskan mengikuti pelatihan di Bali dan lainnya.
Isu rekrutmen tenaga PPL tersebut sebelumnya sempat dibantah Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah Ir.Lalu Syarafuddin,MM ,karena pihaknya sendiri tidak tahu menahu persoalan tersebut.Bantahan tersebut juga nampaknya sejalan dengan apa yang disampaikan sejumlah korban, bahwa mereka tidak lagi berhubungan dengan daerah, namun menurut penjelasan dari PRTI hubungannya langsung ke pusat.
Tiga orang korban masing-masing Andrian,Nurul,Ova dan Huswatun warga Desa Pengembur Selasa (29/01) kemarin terlihat mendatangi Mapolres Loteng untuk melaporkan aksi penipuan tersebut.Mereka juga diharuskan untuk mengeluarkan dana yang jumlahnya bervariasi mulai dari Rp.3 juta ke atas.
DIarsipkan di bawah: Hukum & Kriminal



sebenarnya kalau pemerintah daerah mau serius menertibkan LSM-LSM yang ada di Lombok Tengah hal ini tidak akan terjadi karena menurut saya banyak sekali LSM yang ada di lombok tengah yang hanya mencari uang saja, mereka bergrilya ke instansi-instansi guna meminta jatah, dengan alasan untuk biaya program padahal dana tersebut masuk ke kantong pribadi, bahkan ada yg lebih parah lagi yakni LSM dengan sengaja mencari celah-celah kesalahan (kasus) instansi atau perorangan tertentu dan menggunakannya sebagai alat untuk memeras instansi atau perorangan tersebut, sudah bukan menjadi rahasia lagi tapi herannya pemda diam saja..
sebenarnya hanya ingin tahu dan mau tanya sebenarnya LSM PRTI itu legal statusnya atau tidak soalnya banyak diinternet LSM PRTI yang diketuai Ir.Dimyati MT itu sudah sampai Lampung dan Merekrut banyak tenaga dengan kisaran masing – masing orang membayar Rp.5 juta sebelum
saya juga lagi mencari kejelasan prti, kabarnya bulan juli ini akan ada SK dari prti untuk tenaga penyuluh,nanti saya beri informasi kalau memang teralisasi, joni lubuk linggau sumsel
Tolong Kepada semua pihak yang menyelesaikan kasus tersebut, sekiranya digubris kembali. KARENA SAYA JUGA ADALAH SALAH SATU KORBAN PENIPUAN DAN KEBUSUKAN LSM-PRTI!!!!!! saya sudah sempat juga dikirim ke Bali Kabupaten Singaraja (Buleleng). Disana saya dan rekan2 bekerja selama 6 bulan. Al hahis, ditipu!!!!! tidak dapat gaji, malahan kami dimasukin koran dan diintro oleh petugas2 Pertanian setempat. Tolong digubris teliti kembali. Rata2 kami dipunguti biaya berkisar antara Rp.2000.000 kali + 36 orang PPL (Korban). Belum lagi biaya hidup+tuntutan kerja selama di Bali