Keluarga Serinata Lapor Ke Polda
Mataram— Keberatan dengan beredarnya pamflet bernada penghinaan dan pencemaran nama baik, keluarga gubernur NTB, H.L. Serinata melapor ke Polda NTB. Peredaran pamflet yang menyatakan jangan pilih pemimpin koruptor dengan menempelkan potongan berita tentang gubernur Serinata, dinlai sangat merugikan dan meresahkan, karena itu pihak keluarga Serinata mendatangi polda NTB, Jumat kemarin untuk melaporkan peredaran pamflet tersebut dan mendesak polisi mengusut tuntas siapa pelakunya.
Keluarga Serinata melapor ke Polda didampingi kuasa hukumnya L. Syaiful Haq SH dan kemudian memasukkan laporan tertulis ke Siaga Ops Polda NTB. Pada wartawan usai laporan itu Syaiful mengatakan, laporan tersebut untuk memperkuat laporan yang sebelumnya sudah dilaporkan pihak Bakumham Partai Golkar ke Polda tentang peredaran pamflet jangan pilih pemimpin yang koruptor. Menurut Syaiful, pihak keluarga Serinata sangat keberatan dengan beredarnya pamflet tersebut.
“Sangat keberatan dan permasalahan ini merupakan permasalahan yang sangat serius untuk disikapi. Kedatangan ke Polda NTB ini untuk memperkuat lagi laporan dari pihak Bakumham Partai Golkar” katanya. Mewakili keluarga Serinata Syaiful meminta Polda untuk segera menindak lanjuti laporan tersebut dan segera mengungkap pelakunya. “Ini sudah membuat suasana menjelang Pilkada membahayakan bagi kehidupan orang banyak” katanya. Ia menegaskan pihaknya melaporkan peredaran pamflet tersebut sebagai penghinaan dan pencemaran nama baik. Karena pamflet itu sedah memvonis seseorang yang belum mempunyai kekuatan hukum tetap untuk mengatakan seseorang melakukan sesuatu perbuatan, jelasnya.
Dijelaskan sebelumnya laporan yang sama juga sudah diajukan Bakumham Partai Golkar , namun pihak Polda menyarankan agar dilaporkan ke Panwaslu, “tapi menurut kami hal itu belum menjadi wewenang Panwaslu karena belum ada penetapan calon yang ikut Pilkada” katanya. Sementara itu salah seorang putri Gubernur Serinata, Bq. Ayu Juwita Mayasari mengatakan, peredaran pamflet itu sangat meresahkan dan keluarga merasa dirugikan akibat tersebarnya pamflet tersebut.
“Pelakunya agar segera ditangkap karena ini sangat meruikan bapak ( HL Serinata) maupun keluarga, ini merupakan bentuk pembunuhan karakter, ini jelas merupakan black campaign” katanya. Kabid Humas Polda NTB melalui Kaur Kemitraan, AKP Ni Made Siti, membenarkan telah ada laporan masuk dari Bakumham Partai Golkar yang diterima Siaga Ops. Isi laporan pencemaran nama baik, namun hingga kini laporan tersebut masih diajukan ke Kapolda, terangnya.[KB]
DIarsipkan di bawah: [ Pilkada NTB 2008 ]

Kata orang tua yang bijak, ” Siapa menabur angin akan menuai badai,,”. Kurang tahu juga saya apa pepatah bijak tersebut cocok untuk kasus L. Serinata yang membuat keluarganya ‘merang’, tapi sekedar refleksi bahwa kasihan juga keluarga L. Serinata.. untuk itulah wahai L. Serinata, kalau sayang keluarga maka buktikan bahwa anda tidak bersalah, jujurlah pada nurani dan negeri ini.. Jangan sampai keluarga anda tambah maLu nantinya, sudah lapor poLda ternyata malah L. Serinata memang benar seorang koruptor.. kacau juga kan?!