Polda Usut Pamflet Bernada Provokasi

Mataram— Laporan keluarga Gubernur NTB, Drs. H. L. Serinata atas dugaan pencemaran nama baik terkait penyebaran pamflet bernada provokasi kini tengah diselidiki pihak kepolisian. Hal itu diakui KaPolda NTB, Brigjen Pol Drs Wawan Hendrawan pada wartawan dikantor gubernur NTB, siang kemarin, “ya laporan sudah ada, barang bukti juga sudah ada. Saat ini kita sedang selidiki dan tangani” Tandas Wawan Hendarawan menjawab wartawanketika dikonfirmasi masalah tersebut.

 

Diketahui sejumlah selebaran yang dinilai sebagai black campaing tersebut menyebar disejumlah lokasi strategis. Ironisnya pamflet didominasi warna merah dan hitam itu memuat tulisan yang mengajak masyarakat tidak memilih calon gubernur yang terlibat kasus. Dasar itu, keluarga besar Serinata yang disebut-sebut sebagai aktor yang dipropagandakan dalam pamflet itu, langsung melaporkan hal itu pada pihak yang berwajib. Karena penyebaran pamflet bernada provokasi itu, dinilai pihak keluarga sebagai bentuk pembunuhan karakter  Serinata sekaligus pencemaran nama baik. Mengingat posisi Serinata dalam kasus dugaan APBD NTB, masih dalam status tersangka, bukan terdakwa.

 

Terkait selebaran itu, Wawan Hendrawan menegaskan pihaknya juga akan menylidiki penyebar selebaran atau pamflet, pihak yang menyuruh hingga memperbanyak selebaran tersebut. “Kita perlu waktu, kalau ada unsur pidana tentu akan diperoses, semua kita teliti dulu apakah ada unsur penghinaan atau tidak, karenanya kita perlu waktu untuk itu” katanya menegaskan. Yang pasti tandasnya semua selebaran yang bernuansa tidak sehat, yang dapat, mengganggu keamanan dan kenyemanan masyarakat akan diusut tuntas pihaknya.[KB]

 

Tinggalkan Balasan