Nanang Temui Ruslan
Mataram— Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Nanang Samodra sama sekali enggan berkomentar terkaiT pertemuannya dengan Wali Kota Mataram, H. Moh. Ruslan SH di kantor Walikota, Rabu (7/5) kemarin. Nanang yang baru saja keluar dari ruang walikota dengan menggunakan kemeja kuning itu, langsung saja bergegas keluar tanpa menghiraukan suara dari sejumlah pemburu berita yang sudah menunggunya sekitar 30 menit. Nanang yang kini menjadi salah satu Bakal Calon Gubernur NTB itu, hanya menolehkan kepalanya kebelakang dan melambaikan tangannya. Dia terus melaju menuju depan gerbang keluar halaman kantor walikota tanpa mengucap septah kata pun.
Akhirnya sejumlah wartawan yang penasaran atas kedatangan bakal calon orang nomor satu di NTB itu, berusaha mengorek keterangan dari Walikota Mataram. Dan seperti biasa walikota Mataram, hanya menjawab kedatangan Nanang hanya untuk silaturahmi. Sekalian memberitahukan bahwa dirinya (Nanang) sudah mendapatkan partai, dukungan suara cukup dan resmi menjadi balon gubernur NTB, serta sudah melakukan deklarasi dengan pasangannya M. Jabir, kata Ruslan. Kedatangan Nanang dinilai Ruslan wajar, seperti kedatangan Rahmat Hidayat dan Ismail Husni beberapa waktu sbelumnya, sebab sebagai kepala daerah di kota Mataram yang akan menjadi pusat kegiatan Pilkada, pada waktunya semua kandidat akan melakukan kegiatan juga di kota Mataram. Jika begitu kondisinya silahkan saja bagi semua kandidat asalkan tetap berpegang pada politik yang santun dan sesuai dengan peraturan undang-undang.
Apakah ada keinginan dari balon gubernur yang sudah menghadap pada dirinya untuk meminta menjadi juru kampanye (Jurkam)? Ruslan menegaskan bahwa poisi dirinya saat ini masih menjadi wali kota. Sehingga jika harus menjadi jurkam, meski dai partainya sendiri (Golkar) tentu harus ada izin dari Presiden atau Menteri Dalam Negeri. Jadi tidak bisa serta merta karena ada mekanisme birokrasi, katanya mejawab wartawan.[KB]
DIarsipkan di bawah: [ Pilkada NTB 2008 ]
