Demo KPI Ricuh

Mataram— Aksi para calon independent agar Pilkada bisa diundur oleh KPUD NTB terus menggema, Sabtu (10/5) kemarin, ratusan massa pendukung independent dan beberapa partai kecil mendatangi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) NTB. Hanya saja aksi demonstrasi yang mereka lakukan mengundang emosi aparat kepolisian dalam aksi yang berlangsung dari pagi hingga sore itu.

Massa yang dikoordinir oleh Komisi Nasional Pilkada Independent (KPI) NTB, menuntut KPUD untuk segera menampakkan wajah dan memberikan jawaban atas keinginan mereka, mereka juga hendak menduduki gedung KPUD NTB, akibat aspirasinya dinilai tak digubris, aka tetapi tidak dikira aksi tersebut bakal menghadirkan kericuhan, bagaimana tidak massa yang terus berteriak di depan pintu gerbang KPUD NTB tiba-tiba melemparkan air minum kemasan kearah aparat kepolisian hingga basah, melihat aparat kepolisian tidak beraksi, massa pun terus berusaha masuk ke dalam gedung KPUD NTB yang gerbangnya telah dikunci dan dikawal sejumlah aparat kepolisian.

Akibat massa terus mendorong pintu gerbang, memaksa masuk, aparat kepolisian pun terpaksa harus memukul beberapa massa dengan pentungan sehingga ada yang terlihat mengalami luka-luka. Akibat kejadian tersebut situasi semakin memanas, kepolisian pun mengambil tindakan untuk memblokade jalan di depan gedung KPUD untuk menghindari kecelakaan lalu lintas karena massa memenuhi jalan raya. Beberapa saat kemudian situasi mereda, namun massa masih melakukan aksi demonstrasi dan sempat membuka tenda ditengah jalan, namun keinginan mereka untuk itu urung karena Wakapolres Mataram langsung menghentikannya sendiri beberapa saat setelah itu massa pun akhirya bubar dan dalam orasinya, Ranggalawe mengtakan bahwa sejumlah massanya akan kembali melakukan aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih besar.[KB]

 

Tinggalkan Balasan