Mataram— Empat pasangan calon kepala daerah sudah mendapatkan nomor urut masing-masing untuk Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, 7 Juli 2008 mendatang. Pengundian nomor urut dilakukan melaluli rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi NTB, dilapangan umum Mataram, Rabu (14/5) sore kemarin.
Hasil akhir pasangan Nanang Samodra-M. Jabir mendapat nomor urut 1, Tuan Guru Bajang Kyai Haji Zainul Majdi – Badrul Munir nomor urut 2, disusul L. Serinata-Husni Djibril nomor urut 3, dan pasangan Zaini Arony-Nurdin Ranggabarani nomor urut 4. usai mengambil nomor urut masing-masing pasangan calon segera bergiliran menyampaikan pernyataan sikap bertanggung jawab menyelenggarakan pelaksanaan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur 2008 yang damai, aman, elegan, dan demokratis.
Keempat pasangan calon juga menyatakan mematuhi perundang-undangan yang berlaku, serta menghindari perbuatan dan tindakan yang mengarah pada hal-hal yang dapat mencedrai demokrasi dan stabilitas daerah. Penyataan sikap tersebut disambut tepuk tangan dan dukungan dari ribuan massa pendukung keempat calon yang turut hadir di lapangan umum. Mereka datang menggunakan berbagai kendaraan, dengan membawa atribut masing-masing. Kendati KPU hanya mengizinkan setiap pasangan calon menyertakan 100 orang pendukung, namun jumlah massa yang hadir di lapangan umum jauh lebih banyak.
Setiap pasangan calon dikawal satgas masing-masing. massa pendukung pasangan Nanang Samodra-M. Jabir membawa serta kelompok musik gendang beleq dan dua ekor kuda hitam tersebut menjadi tontonan tersendiri bagi massa yang hadir dilapangan umum dan warga sekitar. Uniknya diakhir acara KPUD NTB, TGH Mahally Fikri menutup rapat pleno terbuka KPU tersebut dengan lima ketukan palu sidang, padahal umumnya persidangan ditutup dengan tiga ketukan palu. Rapat pleno ini kami tutup dengan lima ketukan, “kalau satu ketukan KPU dianggap mendukung calon nomor 1 dan seterusnya” kata Mahally Fikri, setengah bercanda.[KB]
DIarsipkan di bawah: Tak Berkategori


