Mataram— Hingga Jumat (23/5) sore kemarin, Panwaslu kota Mataram masih melakukan penertiban atribut calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpasang diwilayah Mataram. Meski sebelumnya Panwaslu kota Mataram sudah melakukan pencabutan terhadap berbagai macam atribut calon secara paksa, namun Panwaslu sendiri mengakui masih ada atribut yang tersisa dan belum dibongkar, teruama atribut yang ukurannya besar dan atribut kecil lain yang belum tepantau.
Ketua Panwaslu kota Mataram I. Gusti Lanang Ardana pada wartawan mengatakan pihaknya masih memberikan waktu pada mereka yang mempunyai atribut besar sampai Sabtu (24/5) hari ini untuk melakukan pembongkaran sendiri, jika tidak ada respon Panwaslu akan mengambil tindakan sendiri untuk membongkarnya.
“Kita memberikan waktu sampai besok (pagi ini) kalau masih ada yang terpampang kita akan membongkarnya” kata Lanang. Terkait kemungkinan akan dipasang kembali atribut tersebut, Lanang mengharapkan partisipasi masyarakat agar segera melaporkan pada Panwaslu. “Kita harapkan masyarakat bisa berpartisipasi dengan kami, jika ada yang memasang kembali atribut yang sudah kami cabut, segera saja laporkan pada kami agar di tindak lanjuti” tambahnya.
Penertiban sendiri dilakukan bersama beberapa personil Polisi Pamong Peraja, Kepolisian, dan seluruh jajaran Panwaslu yang ada. Semantara itu untuk penertiban di daerah pelosok, diberikan kewenangan pada Panwaslu yang ada di kecamatan masing-masing, sedangkan untuk penertiban lanjutan rencananya akan dilakukan sore nanti dan selama waktu kampanye belum terlaksana, maka penertiban akan tetap dilakukan. Pada proses penertiban tersebut sempat juga terlihat beberapa tim sukses calon yang hendak memasang atribut tersebut, namun urung dilakukan ketika Panwaslu datang.[KB]
DIarsipkan di bawah: Tak Berkategori


