Fasilitas Lapangan Muhajirin Raib

Loteng— Disaat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Loteng sedang giat-giatnya malakukan pembenahan terhadap fasilitas olahraga, justru beberapa fasilitas olah raga yag ada di lapangan umum Muhajirin Praya dirusak dan dicuri. Fasilitas yang dirusak dan dicuri berupa besi penutup saluran keliling lintasan lari.

Ketua KONI Lombok Tengah, H. L. Suprayatno SH MBA MM mengaku perihatin dan kecewa terhadap ulah oknum yang merusak dan mencuri fasilitas olahraga tersebut. Hal ini jelas akan mengganggu aktivitas masyarakat saat berolah raga. Padahal setiap hari masyarakat memadati lapangan Muhajirin. “Hasil peninjauan langsung saya dilapangan muhairin terhadap sekitar 15 meter besi penutup saluran yang dibuat permanent dan dilas dicongkel dan telah dicuri kata Wakil Bupati Lombok Tengah itu, Jumat (30/5) kemarin.

Ketua KONI meminta pada Pol PP maupun kepolisian meningkatkan pengawasan dengan melakukan patroli terutama pada malam hari. Sebab dapat dipastikan para pelaku beraksi pada malam hari. Kalau siang hari, dari pagi hingga sore lapangan Muhajirin selalu dipadati masyarakat yang melakuan olah raga, terangnya.

Sementara pada masyarakat dihimbau supaya sama-sama menjaga fasiltas olah raga yang ada guna bagaimana sama-sama membangkitkan olah raga Loteng yang belakangan terpuruk. KONI sendiri saat ini harus melakukan pembenahan fasiltas olahraga, dan saat ini sudah bisa dilihat, berbagai fasilitas olah raga sudah bisa dinikmati masyarakat umum yang terpusat dilapangan Muhajirin Praya, mulai dari lapangan bola, lintasan lari atau atletik, lapangan bola voli, basket, dan panjat tebing. Selain itu saat ini di Loteng sedang dibangun lapangan tenis bertaraf nasional yang dalam waktu dekat akan rampung dan bisa digunakan. [KB]

 

 

Satu Tanggapan

  1. nangis dalem.., eroqk bace berite niki..,

    fasilitas umum yang kokoh bisa dicuri,

    apakah kita sudah terbiasa dengan budaya mencuri ?,

    ini sebuah ironi, di tempat ramai aja bisa hilang, atau apa mereka benar2 kelaparan ? atau mereka sudah apatis dan mereka berpikir orang atas atau pejabat juga mencuri.. jadi mengapa saya tidak ?!

Tinggalkan Balasan