KPU Uji Calon

Mataram— Pelaksanaan kampanye beberapa waktu lagi akan berjalan, tapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB punya rencana tersendiri untuk mengampanyekan para calon tersebut. Dalam pembicaraanya dengan wartawan, anggota KPU NTB, Fauzan Khalid mengatakan, pihakya akan melaksanakan kampanye dialogis atau lebih tepatnya uji kelayakan secara terbuka bagi semua calon Gubernur NTB pada saat waktu kampane berjalan nanti.

Dikatakan Fauzan, uji kelayakan tersebut akan langsung disaksikan masyarakat, sebab tempatnya akan sangat terbuka, masyarakat akan diberikan kesempatan untuk menanyakan apa dan bagaimana langkah-langkah para calon dalam membangun NTB ke depan. Sehingga dengan begitu masyarakat bisa tahu siapa yang layak untuk menjadi pemimpin secara teoritisnya terlebih dahulu. Paling tidak dengan begitu masyarakat tahu yang mana pemimpin yang mempunyai konsep tepat dalam pembangunan daerah ini, katanya.

Terkait sanksi calon yang dengan sengaja tidak hadir, Fauzan mengatakan, tidak ada sanksi bagi mereka, tapi dalam surat tersebut nantinya akan tertera keharusan bagi mereka untuk hadir, kalau mereka tidak hadir maka secara langsung mereka akan rugi secara kualitas, sebab dengan sikap itu otomatis melahirkan anggapan buruk oleh masyarakat karena tidak berani bersaing dengan calon lainnya yang hadir, jelasnya. Dikatakan lagi kemungkinan besar akan ada siaran langsung dari media elektronik lokal maupun nasional terkait uji coba calon yang akan mereka laksanakan pada waktu kampanye nanti.

Meski tidak dapat siaran langsungnya, kemungkinan siaran tundanya pun akan ada pada radio maupun televisi dan ia yakin media cetak pun akan lebih antusias membahas hal ini. Sementara itu mengenai waktu pelaksanaan uji coba tersebut sendiri dijelaskannya belum ada kepastian.

Fauzan memaparkan kegiatan uji coba calon tersebut dinilai akan mampu mencerahkan pikiran masyarakat terhadap prosesi pilkada NTB. Sehingga semuanya berjalan sesuai harapan, tanpa adanya saling serang menyerang antara satu sama lain, jadi semua menjadi sangat terbuka baik antara calon maupun calon dengan masyarakat, paparnya.[KB]

Tinggalkan Balasan