Lotim— Belum dicairkannya DAK (Dana Alokasi Khusus) yang akan disalurkan ke beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Lombok Timur hingga kini disesalkan oleh Dinas terkait. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lotim, Dr. Yanis Maladi, SH, MH menerangkan segala persyaratan dan usulan dari Dinas tentang hal tersebut telah lama rampung akan tetapi masih mengendap di Pemda Lotim.
“kami sangat menyayangkan Pemda setempat yang tidak segera tanggap terhadap masalah ini, padahal di daerah lain sudah memasuki pembayaran termin pertama” sesal Yanis. Yanis juga menjelaskan untuk menghindari adanya dugaan “permainan” oleh dinas terkait pada survey lapangan dalam penentuan sekolah yang akan mendapatkan kucuran dana pusat tersebut tidak tanggung-tanggung melibatkan pihak Komisi B bidang pendidikan.
“jangan lagi ada asumsi permainan dinas dalam penunjukan sekolah penerima, kami hanya sebatas mengusulkan saja” ujarnya. Ditegaskannya jika sampai pertengahan bulan ini DAK tidak dicairkan maka dirinya akan memerintahkan kepada bawahannya untuk “jemput bola”, sebab batas akhir pencairan sampai dengan tanggal 15 September 2008, jika tidak dicairkan maka dana tersebut akan ditarik kembali oleh pemerintah pusat. [Le]
DIarsipkan di bawah: Pendidikan



DAK LOTIM TIDAK CAIR
KARENA BUPATI LAMA ALI BD SUDAH MENCOPOT KABAG KEUANGAN SETDA LOTIM.
DAN PENGGANTINYA TIDAK BECUS MENGURUS ADMINISTRASI KEUANGANNYA.
ITULAH KALAU JABATAN TIDAK DIPEGANG OLEH AHLINYA.
HANYA KEPENTINGAN POLITIK PENGUASA
TAPI AKHIRNYA KABAG YG DICOPOT TADI
SUDAH DIKEMBALIKAN OLEH BUPATI BARU
HM. SUKIMAN.
SAYA BANGGA TERHADAP GAGASAN DARI KADIS PDK,
YANG SANGAT CEMERLANG DALAM RANGKA MERUBAH WAJAH PENDIDIKAN LOTIM MENJADI LEBIH DINAMIS
DENGAN DITETAPKANNYA MOTTO PENDIDIKAN LOTIM 3K KERJA CERDAS,IKLHAS
SEHINGGA INVESTASI BANTUAN DARI NGRA2 DONOR UNTUK MEMPERBAIKI PENDIDIKAN LOTIM SEPERTI UNI EROPA,AUSTRALIA,BELANDA DAN ORGANISASI DI ASIA.TERUTAMA DALAM USAHA MELAKSANAKAN KEMUDAHAN AKSES ,KAPASITAS DAN RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS PELAKSANAAN PENDIDIKAN DASAR YANG SELANJUTNYA AKAN SANGAT BERPENGARUH KEPADA JENJANG PENDIDIKAN SELANJUTNYA BAIK DI SMP SMA MAUPUN PERGURUAN TINGGI
dengan ditetapkan H Sukiman sebagai bupati,semoga hal-hal seperti ini tidak dapat terjadi lagi,
langkah kadis PDK sdh benar,.
Hidup pendidikan!!!
Hidup SUFI!!
saya salut buat kadis PDK karena perbaikan ,mutu pendidikan semakin membaik!!!Pertahankan terus!!!!