<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Komentar untuk </title>
	<atom:link href="http://lotengpers.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lotengpers.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Wed, 14 May 2008 14:54:38 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
		<item>
		<title>Komentar di Contact oleh arief_pagah</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/contact/#comment-429</link>
		<dc:creator>arief_pagah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 20:05:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/contact/#comment-429</guid>
		<description>salam kenal miq...berembe kabar praye??
mudah2an makin maju dengan adanya situs2 niki,informasi loteng lebih cepat hadir untuk teman2 diluar daerah....o ya pelinggih dapat salam dari wahyu prapen lek jogja.. 
               
                  ~~maju terus lotengpers ku~~</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal miq&#8230;berembe kabar praye??<br />
mudah2an makin maju dengan adanya situs2 niki,informasi loteng lebih cepat hadir untuk teman2 diluar daerah&#8230;.o ya pelinggih dapat salam dari wahyu prapen lek jogja.. </p>
<p>                  ~~maju terus lotengpers ku~~</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Prestasi Pelajar Loteng Membanggakan oleh arief_pagah</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/2008/05/04/prestasi-pelajar-loteng-membanggakan/#comment-428</link>
		<dc:creator>arief_pagah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 19:46:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?p=527#comment-428</guid>
		<description>tolong dong untuk pendidikan jangan hanya menatap yang ada di daerah saja..kami harapkan juga perhatian untuk teman2 pelajar/mahasiswa  di luar daerah yang berasal dari lombok tengah juga donk..thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tolong dong untuk pendidikan jangan hanya menatap yang ada di daerah saja..kami harapkan juga perhatian untuk teman2 pelajar/mahasiswa  di luar daerah yang berasal dari lombok tengah juga donk..thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Interview Dengan Dianul Hayezi : &#8220;Reshufle Tidak Wajar&#8221; oleh amat</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/2008/05/02/interview-dengan-dianul-hayezi-reshufle-tidak-wajar/#comment-427</link>
		<dc:creator>amat</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 14:11:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?p=522#comment-427</guid>
		<description>SErinata - Husni &#60;----- MALING ketemu RAMPOK

Zaini - nurdin &#60;---- semenjak dia jadi Kadis dikpora NTB, sudah menjadi rahasia umum dikalangan tertentu (pns2 dan pemborong) kalo Zaini dan anaknya serinata (adi) yang mengelola proyek2 besar diatas 1 Miliar di dinas dikpora. dan banyak kasus2  lainnya yang masih dalam penyidikan jaksa (di depdiknas)

TGB - Badrul &#60;--- track record anggota DPR RI bisanya apa selain terima amplop2 ga jelas?? selama ini yang sering ketauan korupsi anggota DPR RI bukan? kalo ga percaya beli koran sana!
lagipula masak tuan guru siap di demo masyarakat (kaya jamannya gus dur)
ada hadis nya lagi, kalo ga salah bunyinya
 "serahkan segala sesuatunya kepada yang ahli"

TGB zinul majdi pengalamannya apa??, jangan kaya megawati yang cuman membawa nama besar ayahnya......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SErinata - Husni &lt;&#8212;&#8211; MALING ketemu RAMPOK</p>
<p>Zaini - nurdin &lt;&#8212;- semenjak dia jadi Kadis dikpora NTB, sudah menjadi rahasia umum dikalangan tertentu (pns2 dan pemborong) kalo Zaini dan anaknya serinata (adi) yang mengelola proyek2 besar diatas 1 Miliar di dinas dikpora. dan banyak kasus2  lainnya yang masih dalam penyidikan jaksa (di depdiknas)</p>
<p>TGB - Badrul &lt;&#8212; track record anggota DPR RI bisanya apa selain terima amplop2 ga jelas?? selama ini yang sering ketauan korupsi anggota DPR RI bukan? kalo ga percaya beli koran sana!<br />
lagipula masak tuan guru siap di demo masyarakat (kaya jamannya gus dur)<br />
ada hadis nya lagi, kalo ga salah bunyinya<br />
 &#8220;serahkan segala sesuatunya kepada yang ahli&#8221;</p>
<p>TGB zinul majdi pengalamannya apa??, jangan kaya megawati yang cuman membawa nama besar ayahnya&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Prestasi Pelajar Loteng Membanggakan oleh laili</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/2008/05/04/prestasi-pelajar-loteng-membanggakan/#comment-426</link>
		<dc:creator>laili</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 02:19:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?p=527#comment-426</guid>
		<description>tolong donk kasih info ttg lombok....ne dari organisasi anak2 lombok tengah di malang yg butuh bgt ma info2 di lombok...
trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tolong donk kasih info ttg lombok&#8230;.ne dari organisasi anak2 lombok tengah di malang yg butuh bgt ma info2 di lombok&#8230;<br />
trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Interview Dengan Dianul Hayezi : &#8220;Reshufle Tidak Wajar&#8221; oleh ingga</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/2008/05/02/interview-dengan-dianul-hayezi-reshufle-tidak-wajar/#comment-425</link>
		<dc:creator>ingga</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 17:23:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?p=522#comment-425</guid>
		<description>emang calon2 yang lain ga bersih kenapa mas?
mohon inpo nya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>emang calon2 yang lain ga bersih kenapa mas?<br />
mohon inpo nya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Profile &#38; Tokoh oleh ommm</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/profile-tokoh/#comment-424</link>
		<dc:creator>ommm</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 17:16:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?page_id=484#comment-424</guid>
		<description>@barisan nw

Rauhun udah berapa kali KAWIN/CERAI bos?

saya minta data/fakta yang akurat yaah

thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@barisan nw</p>
<p>Rauhun udah berapa kali KAWIN/CERAI bos?</p>
<p>saya minta data/fakta yang akurat yaah</p>
<p>thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ngoh : &#8220;Saya Tidak Perlu Minta Maaf&#8221; oleh opik</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/2008/05/12/ngoh-saya-tidak-perlu-minta-maaf/#comment-423</link>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 17:12:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?p=568#comment-423</guid>
		<description>Apa ndak salah nih hehehhe.
Perasaan yang pemabuk yang itu.. tuh, hehehhe.
Inget falsafah 'lima jari' :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa ndak salah nih hehehhe.<br />
Perasaan yang pemabuk yang itu.. tuh, hehehhe.<br />
Inget falsafah &#8216;lima jari&#8217; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Opini &#38; Artikel oleh dopok</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-422</link>
		<dc:creator>dopok</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 16:51:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-422</guid>
		<description>bajang sulye  betul2 merasakan sesuatu yang tidak adil dan tidak benar dalam tatanan sosial budaya politik.  saya  merasakan saat2 kita muak dengan keadaan, aturan dan tatanan dan berusaha berontak untuk ke keadaan yang lebih baik.  
menurut saya akar dari hal tersebut adalah budaya feodalisme(maksud saya bukan utk kaum bangsawan saja ttp semua yg berjiwa feodalisme), Di masyarakat kita terutama Lombok mungkin terlalu banyak di anugrahi gelar2. orang2 yang sudah belajar ke timur tengah begitu pulang langsung diberi gelar Tuan guru, anak yang lahir dari Bapak Lalu akan diberi gelar Lalu, Gde,dll. sesudah berkeluarga mereka di beri gelar  Mamiq (di Lobar ssudah pulang h
aji) begitu juga dengan budaya, orang merariq pun mempunyai level2, .sementara amaq kangkung  mencari identitas lain untuk berusaha mensejajarkan strata dalam masyarakat. 
kita melihat di masyarakat maju dan modern orang mempunyai persamaan hak kewajiban dan cenderung untuk memandang derajat yang sama di sosial budaya politik, sehingga kontrol sosial akan berjalan dengan baik (masyarakat Egaliter). 
jadi sangatlah sulit apabila orang tidak diperlakukan sama, apalagi memandang gelar terlebih dahulu sebelum teruji.
maaf ada yg tersinggung dg tanggapan ini, tdk ada mksud scara pribadi ttpi cuma utk tanggapan ke arah lbih baik. maaf kalo ada salah kata.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bajang sulye  betul2 merasakan sesuatu yang tidak adil dan tidak benar dalam tatanan sosial budaya politik.  saya  merasakan saat2 kita muak dengan keadaan, aturan dan tatanan dan berusaha berontak untuk ke keadaan yang lebih baik.<br />
menurut saya akar dari hal tersebut adalah budaya feodalisme(maksud saya bukan utk kaum bangsawan saja ttp semua yg berjiwa feodalisme), Di masyarakat kita terutama Lombok mungkin terlalu banyak di anugrahi gelar2. orang2 yang sudah belajar ke timur tengah begitu pulang langsung diberi gelar Tuan guru, anak yang lahir dari Bapak Lalu akan diberi gelar Lalu, Gde,dll. sesudah berkeluarga mereka di beri gelar  Mamiq (di Lobar ssudah pulang h<br />
aji) begitu juga dengan budaya, orang merariq pun mempunyai level2, .sementara amaq kangkung  mencari identitas lain untuk berusaha mensejajarkan strata dalam masyarakat.<br />
kita melihat di masyarakat maju dan modern orang mempunyai persamaan hak kewajiban dan cenderung untuk memandang derajat yang sama di sosial budaya politik, sehingga kontrol sosial akan berjalan dengan baik (masyarakat Egaliter).<br />
jadi sangatlah sulit apabila orang tidak diperlakukan sama, apalagi memandang gelar terlebih dahulu sebelum teruji.<br />
maaf ada yg tersinggung dg tanggapan ini, tdk ada mksud scara pribadi ttpi cuma utk tanggapan ke arah lbih baik. maaf kalo ada salah kata.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Opini &#38; Artikel oleh Kalman</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-421</link>
		<dc:creator>Kalman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 03:19:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-421</guid>
		<description>Saya mengerti posisi bang sulye.
Kelihatannya Bang Sulye mendambakan seseorang ulama sebagai seorang yang suci tapi entah definisi suci yang dimaksudkan belum jelas, karena ulama seperti juga manusia terlibat dalam proses kehidupan bukan hanya dalam domainnya saja tetapi dia multi dimensi seperti juga manusia lain yaitu makhluk sosial, budaya dan mungkin juga politik. 
Jika dia tidak terlibat dalam politik, tapi dimensi yang lain seperti budaya seperti misalnya dalam kasus sunan kalijaga, syekh saman dll apakah berarti kurang nilai ulamanya? Atau tidak qualified kah dia menjadi budayawan karena dia seorang ulama?
Kehidupan bukan hanya satu dimensi. Tidak pernah menjadi suatu yang hina menjadi komunitas dari banyak bidang. saya heran mengapa politik dan kekuasaan juga menjadi suatu yang spesial dan perlu dikecualikan dari kehidupan sesorang ulama. 
Mungkin bang Sulye bicara seorang ulama selalu menjadi guru agama saja karena dia bicara tentang hal yang bersifat mutlak yaitu ajaran Tuhan sedangkan politik selalu dikonotasikan sebagai bidang yang penuh hina,kotor dan penuh relativisme (tidak mutlak). 
Saya anggap politik suatu wadah yang netral. Bahkan Nabipun berpolitik. Jika dilihat dari sejarah madinah Nabi Muhammad pun seorang bisa dikategorikan sebagai politkus karena melakukan tindakan politik.
Dan Mengapa harus menunggu dan mencari nabi di jaman modern untuk bicara tentang kebenaran mutlak? Kebenaran mutlak dari manusia (insan kamil) adalah konsep utopia yang tidak ada. Hanya satu kebenaran mutlak bagi orang beragama yaitu Tuhan. Sudah menjadi bahasan bahwa dalam kesahariannya yang berhubungan dengan masyarakat nabi-pun tidak selalu benar dan sering diperingati Allah.
Ulama adalah interpreter ajaran Tuhan dan pewaris Nabi. Seperti halnya interpreter, dia tidak pernah suci dan tidak mewakili pihak yang diinterpretasi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mengerti posisi bang sulye.<br />
Kelihatannya Bang Sulye mendambakan seseorang ulama sebagai seorang yang suci tapi entah definisi suci yang dimaksudkan belum jelas, karena ulama seperti juga manusia terlibat dalam proses kehidupan bukan hanya dalam domainnya saja tetapi dia multi dimensi seperti juga manusia lain yaitu makhluk sosial, budaya dan mungkin juga politik.<br />
Jika dia tidak terlibat dalam politik, tapi dimensi yang lain seperti budaya seperti misalnya dalam kasus sunan kalijaga, syekh saman dll apakah berarti kurang nilai ulamanya? Atau tidak qualified kah dia menjadi budayawan karena dia seorang ulama?<br />
Kehidupan bukan hanya satu dimensi. Tidak pernah menjadi suatu yang hina menjadi komunitas dari banyak bidang. saya heran mengapa politik dan kekuasaan juga menjadi suatu yang spesial dan perlu dikecualikan dari kehidupan sesorang ulama.<br />
Mungkin bang Sulye bicara seorang ulama selalu menjadi guru agama saja karena dia bicara tentang hal yang bersifat mutlak yaitu ajaran Tuhan sedangkan politik selalu dikonotasikan sebagai bidang yang penuh hina,kotor dan penuh relativisme (tidak mutlak).<br />
Saya anggap politik suatu wadah yang netral. Bahkan Nabipun berpolitik. Jika dilihat dari sejarah madinah Nabi Muhammad pun seorang bisa dikategorikan sebagai politkus karena melakukan tindakan politik.<br />
Dan Mengapa harus menunggu dan mencari nabi di jaman modern untuk bicara tentang kebenaran mutlak? Kebenaran mutlak dari manusia (insan kamil) adalah konsep utopia yang tidak ada. Hanya satu kebenaran mutlak bagi orang beragama yaitu Tuhan. Sudah menjadi bahasan bahwa dalam kesahariannya yang berhubungan dengan masyarakat nabi-pun tidak selalu benar dan sering diperingati Allah.<br />
Ulama adalah interpreter ajaran Tuhan dan pewaris Nabi. Seperti halnya interpreter, dia tidak pernah suci dan tidak mewakili pihak yang diinterpretasi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Profile &#38; Tokoh oleh barisan NW</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/profile-tokoh/#comment-420</link>
		<dc:creator>barisan NW</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 02:34:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?page_id=484#comment-420</guid>
		<description>"Salah satu bukti, kendati istrinya (Hj. Johariyah) sedang mengandung putri pertama Hj. Rauhun padahal dari ke 4 istrinya dia adalah satu-satunya istri yang bisa hamil kala itu, walaupun sudah lama menikah, normalnya tentu akan memberikan rasa sayang yang lebih, namun yang terjadi malah diceraikan 40 hari menjelang melahirkan. Perceraian dilakukan karena sang istri melanggar aturan yang digariskan agama. “Maulana Syekh adalah orang yang betul-betul hidup sesuai dengan hukum islam. Tidak pandang siapa-siapa kalau salah menurut agama beliu akan bersikap tegas” tutur TGH. Saefuddin di Mataram kemarin"

PERLU DAN PENTING UNTUK DIKETAHUI DAN DIMENGERTI BAHWA MAULANA MENCERAIKAN UMMI JOHAR (NENEK TGB asli) ITU KARENA BELIAU INGIN NIKAH LAGI UNTUK YANG KELIMA KALINYA, PADA SAAT ITU ISTERI BELIAU UDAH 4 ORANG, MAKA TIDAK MUNGKIN LAGI MENIKAH KECUALI KALAU SALAH SATU DICERAI..UMMI JOHAR TERMASUK ISTERI TUA SAAT ITU,.PADA SAAT ITU MASING-MASING ISTERI PANIK MELIHAT MAULANA  INGIN KAWIN LAGI, KARENA PASTI DIANTARA MEREKA HARUS ADA YANG JADI KORBAN. AKHIRNYA MUNCULLAH SIKAP SALING FITNAH DIANTARA MEREKA DENGAN MENCARI KESALAHAN YANG LAIN UNTUK DILAPORKAN KEPADA MAULANA...FITNAH KALI FITNAH..AKHIRNYA UMMI JOHARLAH YANG KENA GETAH DAN JADI KORBAN UNTUK DICERAI....
KETIKA RAUHUN LAHIR, HARI ITU MAULANA LANGSUNG MENIKAH DENGAN GADIS IDAMAN BELIAU DAN BERBULAN MADU KE SAUDI ARABIA....

ITULAH AWAL SEJARAH PAHIT ORANG YANG BERNAMA RAUHUN....

SILAHKAN TEKA SENDIRI SIAPA YANG BERBUAT ZALIM, ORANG-ORANG ITU SEKARANG SEDANG MEMBAYAR KARMANYA AKIBAT MENZALIMI ORANG LAIN....

MOHON PENULIS PROFIL &#38; TOKOH DIATAS TELITI DULU KEJUJURAN ATAU KEBOHONGAN SUMBER...
SAYA MELIHAT BANYAK REKAYASA OLEH SUMBER DATANYA, BERLEBIHAN, TERLALU MENYANJUNG ORANG YANG GA PAS UNTUK DISANJUNG KARENA KELEBIHAN ATAU KEUNGGULANNYA BELUM TERBUKTI SAMAPAI DETIK INI. YANG ADA ADALAH SANJUNGAN BUTA........

jangan tertitipu dengan TGB gadungan.....

hidup TGB asli ZAINUL MAJDI....
maju teruuussss</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Salah satu bukti, kendati istrinya (Hj. Johariyah) sedang mengandung putri pertama Hj. Rauhun padahal dari ke 4 istrinya dia adalah satu-satunya istri yang bisa hamil kala itu, walaupun sudah lama menikah, normalnya tentu akan memberikan rasa sayang yang lebih, namun yang terjadi malah diceraikan 40 hari menjelang melahirkan. Perceraian dilakukan karena sang istri melanggar aturan yang digariskan agama. “Maulana Syekh adalah orang yang betul-betul hidup sesuai dengan hukum islam. Tidak pandang siapa-siapa kalau salah menurut agama beliu akan bersikap tegas” tutur TGH. Saefuddin di Mataram kemarin&#8221;</p>
<p>PERLU DAN PENTING UNTUK DIKETAHUI DAN DIMENGERTI BAHWA MAULANA MENCERAIKAN UMMI JOHAR (NENEK TGB asli) ITU KARENA BELIAU INGIN NIKAH LAGI UNTUK YANG KELIMA KALINYA, PADA SAAT ITU ISTERI BELIAU UDAH 4 ORANG, MAKA TIDAK MUNGKIN LAGI MENIKAH KECUALI KALAU SALAH SATU DICERAI..UMMI JOHAR TERMASUK ISTERI TUA SAAT ITU,.PADA SAAT ITU MASING-MASING ISTERI PANIK MELIHAT MAULANA  INGIN KAWIN LAGI, KARENA PASTI DIANTARA MEREKA HARUS ADA YANG JADI KORBAN. AKHIRNYA MUNCULLAH SIKAP SALING FITNAH DIANTARA MEREKA DENGAN MENCARI KESALAHAN YANG LAIN UNTUK DILAPORKAN KEPADA MAULANA&#8230;FITNAH KALI FITNAH..AKHIRNYA UMMI JOHARLAH YANG KENA GETAH DAN JADI KORBAN UNTUK DICERAI&#8230;.<br />
KETIKA RAUHUN LAHIR, HARI ITU MAULANA LANGSUNG MENIKAH DENGAN GADIS IDAMAN BELIAU DAN BERBULAN MADU KE SAUDI ARABIA&#8230;.</p>
<p>ITULAH AWAL SEJARAH PAHIT ORANG YANG BERNAMA RAUHUN&#8230;.</p>
<p>SILAHKAN TEKA SENDIRI SIAPA YANG BERBUAT ZALIM, ORANG-ORANG ITU SEKARANG SEDANG MEMBAYAR KARMANYA AKIBAT MENZALIMI ORANG LAIN&#8230;.</p>
<p>MOHON PENULIS PROFIL &amp; TOKOH DIATAS TELITI DULU KEJUJURAN ATAU KEBOHONGAN SUMBER&#8230;<br />
SAYA MELIHAT BANYAK REKAYASA OLEH SUMBER DATANYA, BERLEBIHAN, TERLALU MENYANJUNG ORANG YANG GA PAS UNTUK DISANJUNG KARENA KELEBIHAN ATAU KEUNGGULANNYA BELUM TERBUKTI SAMAPAI DETIK INI. YANG ADA ADALAH SANJUNGAN BUTA&#8230;&#8230;..</p>
<p>jangan tertitipu dengan TGB gadungan&#8230;..</p>
<p>hidup TGB asli ZAINUL MAJDI&#8230;.<br />
maju teruuussss</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Loteng Kekurangan Dua Ribu Guru oleh Hazairin R. JUNEP</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/2008/05/09/loteng-kekurangan-dua-ribu-guru/#comment-418</link>
		<dc:creator>Hazairin R. JUNEP</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 23:48:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?p=546#comment-418</guid>
		<description>Meton Mansur, terus saja berkarya di Sibolga, jangan pulang dulu. Lebih baik merajut karier  lebih tinggi lagi, agar ada yang dapat membantu dari jauh. kalau semua pulang berarti kembali ke dalam kurungan yang tak akan memberi peluang untuk maju.

Para perantau lebih leluasa dan lebih besar kesempatannya untuk membantu perkembangan daerah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Meton Mansur, terus saja berkarya di Sibolga, jangan pulang dulu. Lebih baik merajut karier  lebih tinggi lagi, agar ada yang dapat membantu dari jauh. kalau semua pulang berarti kembali ke dalam kurungan yang tak akan memberi peluang untuk maju.</p>
<p>Para perantau lebih leluasa dan lebih besar kesempatannya untuk membantu perkembangan daerah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Profile &#38; Tokoh oleh ofik-kelayu</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/profile-tokoh/#comment-417</link>
		<dc:creator>ofik-kelayu</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 16:08:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?page_id=484#comment-417</guid>
		<description>setiap orang bisa berbicara..tapi bukti akan mengatakan apakah ..seseorang itu berkualitas atau tidak...mana tuan guru bajang yang berkualitas atau tidak....mengapa tuan guru bajang zainudin tsani jarang muncul sebagai pengisi  ceramah....entahlah..lok kita bandingkan dengan tuan guru bajang zainul majdi..pasti akan terlihat bukti nyata...tapi kadang2 orang terlalu panatik...buta dan tuli melihat bukti nyata..yang penting kita jgan saling menjelekkan....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setiap orang bisa berbicara..tapi bukti akan mengatakan apakah ..seseorang itu berkualitas atau tidak&#8230;mana tuan guru bajang yang berkualitas atau tidak&#8230;.mengapa tuan guru bajang zainudin tsani jarang muncul sebagai pengisi  ceramah&#8230;.entahlah..lok kita bandingkan dengan tuan guru bajang zainul majdi..pasti akan terlihat bukti nyata&#8230;tapi kadang2 orang terlalu panatik&#8230;buta dan tuli melihat bukti nyata..yang penting kita jgan saling menjelekkan&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Opini &#38; Artikel oleh mansur-medan</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-416</link>
		<dc:creator>mansur-medan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 09:06:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-416</guid>
		<description>Halo... Bang sulye
Panjang kali tanggapannya, tiang jadi susah baca semuanya. tapi ruhnya sudah dapat dan menurut tiang sangat tepat, sekali lagi sangat tepat. tetapi bukan ditujukan khusus buat TG yang lagi kampanye saja namun lebih tepat untuk semua orang termasuk TG, bang sulye, bang kalman, dan terakhir tiang sendiri. Sudah terlalu banyak bukti ulama yang terjun kekancah politik akhirnya terjerumus betulan, mengapa demikian, karena ulama sudah jelas berbeda dengan umara (kalo tidak bisa dikatakan ulama tidak mungkin bisa menjadi umara). kalau ulama nekat maju itu berarti ada orang sidekitarnya yang memaksa beliau, kalau seandainya jdi maka ulama tadi hanya akan melayani kepentingan orang disekitarnya itu, karena memang tidak punya kapasitas untuk memimpin secara mandiri. 

Saran tiang, Lombok sudah terkenal banyak TG-nya itu kesan yang sangat baik, tapi kalo ada TG yang mau jadi pemerintah,,, sayang sekali. Kepada TG yang amat saya hormati, janganlah mau mendengar bisikan setan-setan politik. istiqomahlah sebagai TG karna sebenarnya itu lebih mulia.

yang paling baik adalah pemerintah yang mau jadi ulama, ibaratnya lebih baik jadi bekas maling daripada menjadi bekas TG

Mohon maaf, kalo ada yang merasa, tapi maksud tulisan ini bukan untuk siapa-siapa, tetapi semua orang. karena tiang tidak kenal semua calon gubernur iru secara pribadi

go.. lotengpers</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo&#8230; Bang sulye<br />
Panjang kali tanggapannya, tiang jadi susah baca semuanya. tapi ruhnya sudah dapat dan menurut tiang sangat tepat, sekali lagi sangat tepat. tetapi bukan ditujukan khusus buat TG yang lagi kampanye saja namun lebih tepat untuk semua orang termasuk TG, bang sulye, bang kalman, dan terakhir tiang sendiri. Sudah terlalu banyak bukti ulama yang terjun kekancah politik akhirnya terjerumus betulan, mengapa demikian, karena ulama sudah jelas berbeda dengan umara (kalo tidak bisa dikatakan ulama tidak mungkin bisa menjadi umara). kalau ulama nekat maju itu berarti ada orang sidekitarnya yang memaksa beliau, kalau seandainya jdi maka ulama tadi hanya akan melayani kepentingan orang disekitarnya itu, karena memang tidak punya kapasitas untuk memimpin secara mandiri. </p>
<p>Saran tiang, Lombok sudah terkenal banyak TG-nya itu kesan yang sangat baik, tapi kalo ada TG yang mau jadi pemerintah,,, sayang sekali. Kepada TG yang amat saya hormati, janganlah mau mendengar bisikan setan-setan politik. istiqomahlah sebagai TG karna sebenarnya itu lebih mulia.</p>
<p>yang paling baik adalah pemerintah yang mau jadi ulama, ibaratnya lebih baik jadi bekas maling daripada menjadi bekas TG</p>
<p>Mohon maaf, kalo ada yang merasa, tapi maksud tulisan ini bukan untuk siapa-siapa, tetapi semua orang. karena tiang tidak kenal semua calon gubernur iru secara pribadi</p>
<p>go.. lotengpers</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Loteng Kekurangan Dua Ribu Guru oleh mansur</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/2008/05/09/loteng-kekurangan-dua-ribu-guru/#comment-414</link>
		<dc:creator>mansur</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 17:45:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?p=546#comment-414</guid>
		<description>Tiang turut prihatin, tiang SD-SMP di loteng, SMA lek Mataram Kuliah IKIP Malang, sekarang Tiang Mengajar di SMAN  Plus Matauli Pandan-Sibolga - Sumatera Utara (termasuk sekolah bertaraf international) sudah 12 Tahun. Memang sepanjang pengamatan tiang loteng relatif tertinggal banding lotim atau lobar apalagi mataram. sebenarnya tiang kepingin sekali pibdah tugas ojok loteng. laguk mangkin ndekman araj ijin. mudahan kalo sudah diijinkan tiang akan pindah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tiang turut prihatin, tiang SD-SMP di loteng, SMA lek Mataram Kuliah IKIP Malang, sekarang Tiang Mengajar di SMAN  Plus Matauli Pandan-Sibolga - Sumatera Utara (termasuk sekolah bertaraf international) sudah 12 Tahun. Memang sepanjang pengamatan tiang loteng relatif tertinggal banding lotim atau lobar apalagi mataram. sebenarnya tiang kepingin sekali pibdah tugas ojok loteng. laguk mangkin ndekman araj ijin. mudahan kalo sudah diijinkan tiang akan pindah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Contact oleh Mansur</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/contact/#comment-413</link>
		<dc:creator>Mansur</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 17:24:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/contact/#comment-413</guid>
		<description>Salam Miq. tiang sebenarnya sudah lama browsing blog atau web yang berbau sasak/sasak.org, melet gati bedait kance batur sengak tiang uah 12 taun lek sibolga-medan. laguk heran tiang leman selapuk nama sak tiang buka marak jak ndek arak sak tiang kenal. tiang lahir di Ds.Tinggi, Mt.gamang Kopang Loteng, Sd pendem-Smp janapria sma2mataram (smpp dulu) terus ikip malang tamat th. 1994. nane ngajar lek SMA Plus Matauli Pandan-Sibolga. 

Uah melet gati tiang pindah ojok loteng laguk ndekman mauk ijin leman bupati. insyaAllah Lebaran lemak tiang ulek.

Tiang tunas saran side, apa arak kemungkinan tiang pindah ojok loteng, berembe cara sak paling mungkin. soalne sekolah tiang niki pak akbar tanjung-pak faisal tanjung dengan kuatne lek jakarta, tiang masih tetunah lek driki.

menu juluk miq, tabek</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Miq. tiang sebenarnya sudah lama browsing blog atau web yang berbau sasak/sasak.org, melet gati bedait kance batur sengak tiang uah 12 taun lek sibolga-medan. laguk heran tiang leman selapuk nama sak tiang buka marak jak ndek arak sak tiang kenal. tiang lahir di Ds.Tinggi, Mt.gamang Kopang Loteng, Sd pendem-Smp janapria sma2mataram (smpp dulu) terus ikip malang tamat th. 1994. nane ngajar lek SMA Plus Matauli Pandan-Sibolga. </p>
<p>Uah melet gati tiang pindah ojok loteng laguk ndekman mauk ijin leman bupati. insyaAllah Lebaran lemak tiang ulek.</p>
<p>Tiang tunas saran side, apa arak kemungkinan tiang pindah ojok loteng, berembe cara sak paling mungkin. soalne sekolah tiang niki pak akbar tanjung-pak faisal tanjung dengan kuatne lek jakarta, tiang masih tetunah lek driki.</p>
<p>menu juluk miq, tabek</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Opini &#38; Artikel oleh Sulye Jati</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-404</link>
		<dc:creator>Sulye Jati</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 19:09:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-404</guid>
		<description>Salah satu Departemen yang sangat ingin saya bubarkan (walaupun kenyataannya saya memang sangat tidak mampu untuk itu) adalah Departemen Agama, karena seharusnya agama tidak berada dalam sistem pemerintahan namun agama ada kontrol terhadap pemerintahan.

Sdr. Kalman mungkin punya pemahaman yanag berbeda dengan saya dan itu sangat saya hargai. Memang benar bung, ceramah adalah campaign ajaran Tuhan kepada ummatnya lewat mediator seorang Tuan Guru atau apapunlah namanya. Tapi mohon untuk diketahui bahwa saya (saat ini) memang betul2 sudah tidak percaya dengan segala omongan TG (siapapun itu) yang berbicara konteks agama (mungkin sebagai dalil2) dalam ranah kekuasaan implementasi politik. Saya tetap beranggapan bahwa tidak ada yang bebas nilai dalam dunia politik (termasuk atas alasan agama). Kepentingan yang para TG bawa (dan ini saya sangat yakin) bermuatan 'ambisi'. Entah itu ambisi pribadi atau kelompok. Komunikasi antar persona (antar topeng) didunia ini masih sangat relevan. Misalnya satu contoh kecil yang sangat tidak saya sepakati (dan ini jarang disinggung) adalah pemakaian / penulisan / penyebutan gelar TG untuk menyebut dirinya sendiri ketika sedang ber-statement apapun. Kapan ada yang berani ber-comment sebagai dirinya sendiri? Tidak atas nama gelar dan embel2 keturunan siapapun (maaf, ini cuma contoh kecil aja).. Tanpa mengurangi rasa hormat saya terhadap para pendahulu kita di Gumi Sasak (yang memang sudah teruji kredibilitas keagamaannya), maka saya bisa meraba2 alasan para TG tidak mau 'membuka jubahnya' ketika ber-statement. Maaf.. tidak akan berkomentar lebih jauh saya disini, namun yang pasti keinginan seseoraang untuk melakukan 'propaganda' terhadap massa akan dilakukannya (mungkin) dengan cara apapun. Bukankah tidak lagi ada Nabi di zaman ini? Sesuci apakah manusia bisa memberikan opini kebenaran mutlak? Ulama bagi saya adalah 'imam' dalam urusan agama. Ia bisa masuk dalam ranah politik (indonesia) sampai dengan batas controlling atau (jika kita harus revolusi) eksekusi penguasa penindas yang dzalim. Sekali ulama masuk di politik (Indonesia) maka dia tidak akan pernah lepas dari segala kepentingan, baik itu kepentingan pribadi, kelompoknya, atau lawan politiknya.

(sekali lagi) semua orang (temasuk saya dan bung Kalman) tentu mempunyai pendapat masing2. Semua tergantung dari jarak ukur pemahaman dan analisa masing2 kepala. Untuk itu saya sangat menghormati perbedaan itu. Maaf, untuk saat ini saya pribadi tidak menjadikan Ulama (TG atau apapun namanya) sebagai 'tokoh' saya dalam politik Indonesia. Terimakasih banyak sebelumnya atas tanggapan yang masuk.. Sukses buat lotengpers..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu Departemen yang sangat ingin saya bubarkan (walaupun kenyataannya saya memang sangat tidak mampu untuk itu) adalah Departemen Agama, karena seharusnya agama tidak berada dalam sistem pemerintahan namun agama ada kontrol terhadap pemerintahan.</p>
<p>Sdr. Kalman mungkin punya pemahaman yanag berbeda dengan saya dan itu sangat saya hargai. Memang benar bung, ceramah adalah campaign ajaran Tuhan kepada ummatnya lewat mediator seorang Tuan Guru atau apapunlah namanya. Tapi mohon untuk diketahui bahwa saya (saat ini) memang betul2 sudah tidak percaya dengan segala omongan TG (siapapun itu) yang berbicara konteks agama (mungkin sebagai dalil2) dalam ranah kekuasaan implementasi politik. Saya tetap beranggapan bahwa tidak ada yang bebas nilai dalam dunia politik (termasuk atas alasan agama). Kepentingan yang para TG bawa (dan ini saya sangat yakin) bermuatan &#8216;ambisi&#8217;. Entah itu ambisi pribadi atau kelompok. Komunikasi antar persona (antar topeng) didunia ini masih sangat relevan. Misalnya satu contoh kecil yang sangat tidak saya sepakati (dan ini jarang disinggung) adalah pemakaian / penulisan / penyebutan gelar TG untuk menyebut dirinya sendiri ketika sedang ber-statement apapun. Kapan ada yang berani ber-comment sebagai dirinya sendiri? Tidak atas nama gelar dan embel2 keturunan siapapun (maaf, ini cuma contoh kecil aja).. Tanpa mengurangi rasa hormat saya terhadap para pendahulu kita di Gumi Sasak (yang memang sudah teruji kredibilitas keagamaannya), maka saya bisa meraba2 alasan para TG tidak mau &#8216;membuka jubahnya&#8217; ketika ber-statement. Maaf.. tidak akan berkomentar lebih jauh saya disini, namun yang pasti keinginan seseoraang untuk melakukan &#8216;propaganda&#8217; terhadap massa akan dilakukannya (mungkin) dengan cara apapun. Bukankah tidak lagi ada Nabi di zaman ini? Sesuci apakah manusia bisa memberikan opini kebenaran mutlak? Ulama bagi saya adalah &#8216;imam&#8217; dalam urusan agama. Ia bisa masuk dalam ranah politik (indonesia) sampai dengan batas controlling atau (jika kita harus revolusi) eksekusi penguasa penindas yang dzalim. Sekali ulama masuk di politik (Indonesia) maka dia tidak akan pernah lepas dari segala kepentingan, baik itu kepentingan pribadi, kelompoknya, atau lawan politiknya.</p>
<p>(sekali lagi) semua orang (temasuk saya dan bung Kalman) tentu mempunyai pendapat masing2. Semua tergantung dari jarak ukur pemahaman dan analisa masing2 kepala. Untuk itu saya sangat menghormati perbedaan itu. Maaf, untuk saat ini saya pribadi tidak menjadikan Ulama (TG atau apapun namanya) sebagai &#8216;tokoh&#8217; saya dalam politik Indonesia. Terimakasih banyak sebelumnya atas tanggapan yang masuk.. Sukses buat lotengpers..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Interview Dengan Dianul Hayezi : &#8220;Reshufle Tidak Wajar&#8221; oleh ommm</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/2008/05/02/interview-dengan-dianul-hayezi-reshufle-tidak-wajar/#comment-403</link>
		<dc:creator>ommm</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 09:07:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/?p=522#comment-403</guid>
		<description>denger2 kabar dari tim suksesnya NAJA,
pak daenul ini dipecat gara2 tidak mau tanda tangan karena belum "dikasi kepeng" padahal pencalonan NAJA melalui PAN untuk kebesaran Partai (tidak menggunakan 'money politic')

Jadi, pak daenul ini mentingin pribadi nya saja dan mengharapkan imbalan uang yg sangat besar
yang mana pasangan NAJA tidak bisa berikan karena mereka terkenal bersih dari korupsi.. liat aja mobil pribadinya pak nanang cuman 1 buah mazda dibandingin calon2 lain

N.B: bahasa2 pak daenul diatas adalah bahasa2 koran
"MALING MANA ADA YANG MAU MENGAKU?"</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>denger2 kabar dari tim suksesnya NAJA,<br />
pak daenul ini dipecat gara2 tidak mau tanda tangan karena belum &#8220;dikasi kepeng&#8221; padahal pencalonan NAJA melalui PAN untuk kebesaran Partai (tidak menggunakan &#8216;money politic&#8217 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi, pak daenul ini mentingin pribadi nya saja dan mengharapkan imbalan uang yg sangat besar<br />
yang mana pasangan NAJA tidak bisa berikan karena mereka terkenal bersih dari korupsi.. liat aja mobil pribadinya pak nanang cuman 1 buah mazda dibandingin calon2 lain</p>
<p>N.B: bahasa2 pak daenul diatas adalah bahasa2 koran<br />
&#8220;MALING MANA ADA YANG MAU MENGAKU?&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Opini &#38; Artikel oleh ABITUREN LIBERAL</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-402</link>
		<dc:creator>ABITUREN LIBERAL</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 02:11:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-402</guid>
		<description>Om Tsani yang terhormat....
saya heran siapa sebenarnya yang disindir Om tsani dalam artikel di atas. ada beberapa kemungkinan siapa sebenarnya disindir oleh om SANI;

1. Kakaknya HLG SAKTI AMIR MURNI yang pernah nyalon jadi BUPATI loteng tapi hanya dapat suara bernomor sepatu alias KO, padahal dia jadi tuan guru..

2. Ayahnya sendiri (alm. HLG Wirasentane) ketika jadi PBNW sering nyalon jadi Gubernur tapi ga dapet2. atau Ayah tirinya TGH. Hayyi Nu'man, sekarang ketua DPP PBR sekaligus jadi tuan gur..

3 atau bisa jadi nyindir KAKEK (NINIK-nya) sendiri (maulanasyekh), walaupun beliau menjadi uan guru, kiyai dan tokoh  agama, tapi beliau sering duduk di kursi parlemen dan teap mencari suara ketika kampanye..

banyak lagi yang lain yang disindir oleh om bajang seperi kakaknya SAMSUL, Iparnya MUHYI, malah UMMINYA sendiri yang rata-rata senantiasa bergelut di dunia politik dimana keika berkampanye selalu mengatasnamakan NW, ISLAM, atau dengan Syahadat itu sendiri. malah ketika GDE SAKTI nyalon jadi BUPATI LOTENG, UMMI mengatakan siapa yang milih SAKTI akan masuk surga, hahahaha....

TAPI MISALNYA KALO OM TSANI MENYINDIR MAJDI,,,

itu mah namanya "SYIRIK KERNA TAK MAMPU"

TGB MAJDI, MAJU TERUUUUUUUUUUUUUSSSS!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Om Tsani yang terhormat&#8230;.<br />
saya heran siapa sebenarnya yang disindir Om tsani dalam artikel di atas. ada beberapa kemungkinan siapa sebenarnya disindir oleh om SANI;</p>
<p>1. Kakaknya HLG SAKTI AMIR MURNI yang pernah nyalon jadi BUPATI loteng tapi hanya dapat suara bernomor sepatu alias KO, padahal dia jadi tuan guru..</p>
<p>2. Ayahnya sendiri (alm. HLG Wirasentane) ketika jadi PBNW sering nyalon jadi Gubernur tapi ga dapet2. atau Ayah tirinya TGH. Hayyi Nu&#8217;man, sekarang ketua DPP PBR sekaligus jadi tuan gur..</p>
<p>3 atau bisa jadi nyindir KAKEK (NINIK-nya) sendiri (maulanasyekh), walaupun beliau menjadi uan guru, kiyai dan tokoh  agama, tapi beliau sering duduk di kursi parlemen dan teap mencari suara ketika kampanye..</p>
<p>banyak lagi yang lain yang disindir oleh om bajang seperi kakaknya SAMSUL, Iparnya MUHYI, malah UMMINYA sendiri yang rata-rata senantiasa bergelut di dunia politik dimana keika berkampanye selalu mengatasnamakan NW, ISLAM, atau dengan Syahadat itu sendiri. malah ketika GDE SAKTI nyalon jadi BUPATI LOTENG, UMMI mengatakan siapa yang milih SAKTI akan masuk surga, hahahaha&#8230;.</p>
<p>TAPI MISALNYA KALO OM TSANI MENYINDIR MAJDI,,,</p>
<p>itu mah namanya &#8220;SYIRIK KERNA TAK MAMPU&#8221;</p>
<p>TGB MAJDI, MAJU TERUUUUUUUUUUUUUSSSS!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Opini &#38; Artikel oleh ABITUREN LIBERAL</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-401</link>
		<dc:creator>ABITUREN LIBERAL</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 09:12:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-401</guid>
		<description>untuk tulisan om tuan guru tsani

kok om bilang gitu seh!!!

DULU H. LALU GDE WIRESENTANE JUGA SERING NYALON JADI GUBERNUR, TAPI GA LOLOS-LOLOS, PADAHAL BELIAU ADALAH PB NW,,

apakah om TSANI menulis artikel itu untuk menyinggung TGB MAJDI ataukah bapak om tuan guru sendiri??????????
heheheheh......
kacian dechhh....

maulana syaikh  juga sering kok duduk di parlemen....

berarti om ATSANI menyindir niniknya juga ya yang jadi ulama tapi sering terjun ke politik????

jelas sekali om TSANI kurang cerdas, ibarat menepuk air di dulang, malah keciprat wajah sendiri....

wassalam..

TGB MAJDI maju teruussss!!!!!!!!!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk tulisan om tuan guru tsani</p>
<p>kok om bilang gitu seh!!!</p>
<p>DULU H. LALU GDE WIRESENTANE JUGA SERING NYALON JADI GUBERNUR, TAPI GA LOLOS-LOLOS, PADAHAL BELIAU ADALAH PB NW,,</p>
<p>apakah om TSANI menulis artikel itu untuk menyinggung TGB MAJDI ataukah bapak om tuan guru sendiri??????????<br />
heheheheh&#8230;&#8230;<br />
kacian dechhh&#8230;.</p>
<p>maulana syaikh  juga sering kok duduk di parlemen&#8230;.</p>
<p>berarti om ATSANI menyindir niniknya juga ya yang jadi ulama tapi sering terjun ke politik????</p>
<p>jelas sekali om TSANI kurang cerdas, ibarat menepuk air di dulang, malah keciprat wajah sendiri&#8230;.</p>
<p>wassalam..</p>
<p>TGB MAJDI maju teruussss!!!!!!!!!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Opini &#38; Artikel oleh dopok</title>
		<link>http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-400</link>
		<dc:creator>dopok</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2008 15:39:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lotengpers.wordpress.com/opini-artikel/#comment-400</guid>
		<description>trim's bajang sulye, memang kita harus jujur dengan niat, dan jangan menjual agama untuk kepentingan pribadi, Tuhan pun tidak setuju.
bajang kalman, saya sih setuju aja memang kita akan sulit untuk berada di satu sisi,apalagi dengan niat yang mulia. coba baca buku sosiologi agama,di agama memang sudah ada politik kok.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>trim&#8217;s bajang sulye, memang kita harus jujur dengan niat, dan jangan menjual agama untuk kepentingan pribadi, Tuhan pun tidak setuju.<br />
bajang kalman, saya sih setuju aja memang kita akan sulit untuk berada di satu sisi,apalagi dengan niat yang mulia. coba baca buku sosiologi agama,di agama memang sudah ada politik kok.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
