BARU Resmi Pimpin NTB Lima Tahun Kedepan

Mataram— Dari hasil perhitungan rekapitulasi perolehan suara para calon gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang dilaksanakan oleh KPUD NTB pada hari Senin (14/7) Juli 2008 kemarin di Ball Room Hotel Grand Legi Mataram menetapkan pasangan calon dengan nomor urut 2 yakni pasangan KH. Zainul Majdi dan Badrul Munir (BARU) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang baru untuk masa bhakti 2008 – 2013.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan BARU memperoleh suara terbanyak atau menang mutlak di lima kabupaten/kota yakni Lotim, Sumbawa Besar, KSB, Kabupaten dan kota Bima. Sekretaris KPUD NTB Chairul Mahsul kepada wartawan mengungkapkan bahwa KPUD NTB memutuskan pasangan BARU memperoleh suara sebanyak 847,976 atau 38,84 persen atau hampir sama dengan perhitungan Quick Count yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Dalam acara tersebut KPUD NTB juga mengumumkan rekapitulasi perhitungan suara ketiga pasangan calon lainnya. Pasangan NAJAR memperoleh suara sebesar 370,919 atau 16,99 persen, SERIUS memperoleh suara sebanyak 576,123 atau 26,39 persen dan ZANUR memperoleh suara sebanyak 387,875 atau 17,77 persen.

Dalam kesempatan tersebut juga Ketua KPUD NTB TGH. Mahally Fikri menyatakan keyakinannya bahwa hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh KPUD NTB tidak membuat pasangan  calon lain merasa keberatan. “insya Allah tidak aka nada yang keberatan karena itu merupakan komitment para pasangan untuk siap kalah dan siap menang” ungkapnya.

Sayangnya dalam acara tersebut tidak hadir para pasangan calon yang dinyatakan kalah. Satu-satunya pasangan yang hadir adalah pasangan pemenang yakni pasangan BARU. Di meja saksipun yang tampak hanya utusan dari Partai PKS dan Partai PPP saja. Menanggapi ketidak hadiran pasangan calon lainnya Mahally Fikri mengatakan bahwa hal tersebut adalah hal yang biasa karena tidak ada kewajiban bagi mereka untuk hadir dalam acara tersebut.

Menjelang akhir acara yakni pada saat penetapan nama Gubernur terpilih dalam berita acara dan Surat Keputusan (SK) KPUD NTB sempat terjadi perdebatan, pasalnya Gubernur terpilih menggunakan nama Tuan Guru Bajang KH. Zainul Majdi  dalam surat suara saat Pilkada 7 Juli lalu sedangkan dalam berita acara yang tercantum hanya KH. Zainul Majdi saja tanpa memakai “Tuan Guru Bajang”.

Menanggapi masalah ini Sekretaris KPUD NTB  Chairul Mahsul menjelaskan bahwa KPUD NTB sudah berkonsultasi dengan Dirjen Otonomi Daerah Depdagri dan berdasarkan petunjuk Dirjen Otda jika Gubernur terpilih ingin tetap mempertahankan pemakaian “Tuan Guru Bajang” di namanya maka prosesnya harus melalui pengadilan. Disampaikan juga bahwa Gubernur terpilih KH. Zainul Majdi tidak keberatan dengan hal tersebut. [Le]

Satu Tanggapan

  1. Selamat kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru,semoga sukses membangun NTB,dengan niat yang tulus.
    Semoga membuktikan hasil2 yang nyata,yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat banyak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: