Rozlin, Nasibmu Nak !!

Loteng— Malang nian nasib yang menimpa keluarga Amaq. Azhar warga Dusun Montong Bangle Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Lombok Tengah pasalnya, Rozlin Widari (4 thn) salah satu putri kesayangannya menderita suatu penyakit yang oleh para dokter belum jelas jenis penyakitnya.

Pada awal bulan Februari 2008 lalu gejala penyakit yang menimpa Rozlin mulai Nampak yakni berupa bercak merah pada persendian lututnya, yang oleh oarang tuanya bercak merah tersebut dianggap hanya bekas gigitan nyamuk atau semut semata.

Namun anehnya lama-kelamaan bercak merah tersebut berubah menjadi benjolan dan setia kali disentuh akan terasa sakit. Hal tersebut jelas saja membuat orang tua dan seluruh keluarga Rozlin menjadi panik, Amaq Azhar kemudian membawa Rozlin berobat ke dokter di sebuah rumah sakit yang ada di kota Praya, saat itu dokter tidak berani memastikan jenis penyakit yang diderita oleh Rozlin dan dokter tersebut akhirnya merujuk Rozlin untuk berobat ke sebuah rumah sakit Mataram.

Sama halnya dengan dokter sebelumnya dokter dari sebuah rumah sakit di Mataram tersebut juga tidak berani memastikan jenis penyakit yang diderita oleh Rozlin, namun setelah melakukan pemeriksaan secara lebih intensif dokter akhirnya menyampaikan kemungkinan penyakit yang diderita oleh Rozlin yakni Kanker tulang atau tumor ganas yang diakibatkan oleh luka lama (patah tulang-red) yang dialami oleh Rozlin pada saat dia kecil.

Salah satu dokter yang melakukan pemeriksaan tersebut yang namanya tidak mau dipublikasikan menyatakan bahwa diperkirakan penyakit yang diderita oleh Rozlin adalah akibat luka patah tulang yang dialami oleh Rozlin sebelumnya, hal tersebut ditunjukkan oleh hasil Scan yang dilakukan oleh para dokter. Sementara itu Amaq. Azhar membenarkan kalau dahulu Rozlin memang pernah mengalami retak tulang namun sudah sembuh setelah melakukan perawatan intensif.

Seiring dengan berjalannya waktu benjolan di persendian lutut Rozlin terus membesar hingga mencapai berat sekitar 7 Kg. Tidak itu saja ternyata muncul benjolan baru sebesar telur ayam di daerah dada Rozlin, dengan semakin besar dan bertambahnya benjolan yang tumbuh di tubuhnya praktis Rozlin tidak bisa beraktivitas seperti anak-anak seumurannya, ia hanya bisa berbaring lemah dan sudah tidak mampu untuk berdiri lagi. Untuk buang air besar dan kecil saja ia harus di bantu oleh kakak-kakak serta orang tuanya.

Melihat kondisi Rozlin yang terus memburuk akhirnya Amaq Azhar terus melakukan rawat jalan di beberapa rumah sakit dan untuk menanggulangi biaya pengobatan Rozlin Amaq Azhar terpaksa harus pontang panting mencari uang dengan segala cara mulai dari berhutang, menjual tanah, perabot dan lain sebagainya. Hingga saat ini Amaq Rozlin mengaku telah memiliki hutang puluhan juta rupiah kepada orang lain.

Amaq Azhar juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah meminta bantuan pemerintah namun tidak membuahkan hasil sedikitpun “saya pernah meminta bantuan pemerintah namun tidak ada tanggapan, beberapa waktu yang lalu  saya diminta untuk membuat surat miskin akan tetapi untuk mengurus pembuatannya saja susah sekali bahkan saya dipersulit” ungkapnya.

Demi kesembuhan putrinya Amaq Azhar juga melakukan pengobatan alternative, namun kembali usaha Amaq Azhar tersebut sia-sia. “disamping perawatan dokter saya juga melakukan pengobatan alternative namun percuma, ratusan orang pintar yang saya datangi namun hasilnya sama sekali tidak ada” ungkapnya sedih. Pertengahan bulan Juni lalu atas saran beberapa orang akhirnya Amaq. Azhar membawa Rozlin berobat ke salah seorang dokter spesialis di Mataram, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter tersebut akhirnya memberikan tiga alternative yakni pertama kaki Rozlin harus di amputasi, kedua benjolan tersebut harus di bedah, dan yang ketiga dokter tersebut meminta Amaq. Azhar dan keluarga untuk pasrah.

Dokter tersebut juga menyampaikan kepada Amaq Azhar bahwa kalau Rozlin ingin diamputasi atau dioperasi Amaq Azhar harus menyiapkan dana puluhan juta rupiah. Dengan keadaan ekonomi keluarganya yang serba kekurangan akhirnya Amaq Azhar pasrah mengingat ia hanya seorang buruh pembuat tahu yang penghasilannya tidak menentu. “saya bingung segala cara sudah saya lakukan namun tuhan masih saja memberikan cobaan ini, saya ingin sekali melihat anak saya sembuh sehingga ia bisa bermain, bercanda dengan teman-temannya seperti dahulu lagi, masa depan Rozlin masih panjang kalau bisa saya ingin menggantikan posisi Elin, biarlah saya yang menderita” ucapnya sambil terisak-isak.

Memang cobaan seperti ini bukan hanya keluarga amaq Azhar yang mengalaminya. Banyak masyarakat kita yang sama sekali belum tersentuh oleh perhatian pemerintah terutama dalam hal pelayanan kesehatan. Namun andaikan kita bisa membatu satu saja dari  mereka maka tidak terbayang perubahan yang anda bisa lakuakan atas hidup dan kehidupan mereka.[Le]

Iklan

6 Tanggapan

  1. Miq Wharid sak solah, mungkin pelungguh bisa cantumkan no rekening di situs ini untuk mengumpulkan sumbangan donatur, mudah2an ada donatur yang bisa urun termasuk InsyaAllah saya juga bantu seadanya. Mudah2an juga di temen2 di KS juga ada yang bisa bantu.

    Semoga Allah meringankan penderitaan keluarga amaq Azhar dan disembuhkan penyakit putrinya, amin ya robbal ‘alamin.

  2. Iya betul sekaLi.. mungkin lotengpers bisa memfasilitasi lewat sebuah rekening, agar kita semua mungkin bisa dapat membantu.. Mungkin sejenis dompet amal pembaca lotengpers, mudah2an bisa membantu saudara kita yang tertimpa musibah (paling tidak) di Tanah Sasak..

    Terima kasih sebeLumnya..

  3. kita juga turut prihatin atas musibah yg menimpa amak azhar sekeluarga semoga beliu diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini dan mudah2han semua admin yg ada dikomunitas sasak bisa membantu dan saya sarankan seperti pendapet temen2 diatas kalo bisa rekeningnya lansung atas nama amak azhar tapi ngak masalah sih kalo memang ada no rekening di loteng press untuk memudahkan para donatur.

  4. Akhi,

    Bagaimana keputusan keluarga Rozlin? Khabarin kami yg di Sumbawa. Harapan kami (para Donatur)adik Rozlin segera di bawah ke Denpasar untuk penangan yg memadai.

    InsayAllah dana yg ada sdh bisa kita manfaatkan. Jangan lupa tetap memakai rujukan dari dokter Mataram dan tetap kita memakai ASKESKIN yg ada untuk meringankan biaya nantinya.

    Semoga Allah memberi jalan terbaiknya. Aamiin.

  5. Allhamdulilah setelah bermusyawarah dengan pihak keluarga Rozlin, mereka setuju untuk membawa Rozlin ke Denpasar, namun kami masih memikirkan waktu dan cara yang paling nyaman dan aman untuk membawa Rozlin ke sana

  6. Akhi,

    InsyaAllah besok Ahad Tim dari Batu Hijau mau silahturrahiem ke rumah keluarga adik Rozlin.

    InsayAllah akh. Iin Sain Abdullah sama akh. Hudi.

    Tolong saling kontack sama beliau besok.

    Wassalam,
    Irwan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: