Loteng Pelanggan Setia Gizi Buruk

Loteng— Seakan tidak ada habis-habisnya kasus gizi buruk di Lombok Tengah terus memakan korban, namun anehnya dari sekian banyak kasus gizi buruk yang terjadi, pemerintah terutama Pemkab Loteng seakan tidak mau tahu padahal sudah menjadi tugas dan kewajiban pemerintah untuk mengurusi masalah tersebut.

M. Arya bocah malang yang juga merupakan anak yatim berusia 3 tahun warga Dusun Bunut Baok desa Paok Tawah kecamatan Praya tergolek lemas di RSUD Praya akibat gizi buruk yang dideritanya. Pada saat pertama kali Arya dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya beratnya hanya 3 kilogram, ibu korban Samsuasih kepada wartawan menjelaskan bahwa kondisi Arya merosot sejak tiga bulan lalu, badan Arya secara perlahan namun pasti semakin kurus  dan kering, dengan bantuan keluarga dan beberapa orang tetangga akhirnya ia nekad membawa Arya ke rumah sakit tanpa berbekal uang sepeserpun.

Direktur RSUD Praya dr. I Wayan Suardana yang dimintai konfirmasinya oleh wartawan membenarkan kalau M. Arya adalah pasien gizi buruk di rumah sakit yang dipimpinnya, ia juga menjelaskan bahwa pada saat pertama kali datang berat Arya Cuma 3 kilogram saja, namun setelah dilakukan perawatan berat Arya naik menjadi 6 kilogram. Ketika ditanya masalah biaya perawatan dr. Suardana menjelaskan bahwa untuk saat ini biaya perwatan M. Arya ditanggung oleh pihak rumah sakit sendiri. [Le]

 

 

 

Iklan

Satu Tanggapan

  1. wadowwwwww loteng terus2 kapan seh daerah saya ini bisa saya bangakan kepada temen2 daerah lain gimana seh pak bupati sapa yg harus kita salahin neh. tapi kalo kita liat cara makn orang sasak kebanyakan nga salah juga seh terlalu sederhana bukan masalah kelaparan. jarang atau munkin nga pernah saya dengar orang sasak kelaparan mungkin penyebabnya itu tadi, cara makan yg terlalu sederhana kadang2 makan cuma pake cabe aja jadi deh, jarang pake istilah 4sehat 5sempurna paling 4suap 5sebur aik sebenarnya yg perlu adalah penyuluhan pentingnya gizi pd masyarakat bagaimana cara kosumsi gizi dan pitamin yg cukup untuk tubuh ini yg perlu diperhatikan oleh pemerintah supaya jangan terjadi lagi kasus spt diatas malu dong…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: