187 Pejabat Loteng Terkena Badai Mutasi

Loteng— Sebagai konsekuensi diterapkannya PP 41 tahun 2007 yang diterapkan di Kabupaten Lombok Tengah, sebanyak 187 pejabat eselon II dan III harus merelakan dirinya terkena badai mutasi, bahkan ada juga pejabat yang “diistirahatkan”. Beberapa jabatan penting dan strategis yang terkena badai mutasi tersebut antara lain, Asisten III yang sebelumnya dijabat oleh Ir.L. M. Amin kini digantikan oleh Drs. L. Supardan, MM yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bawasda Loteng sedangkan M. Amin sendiri ditempatkan sebagai Kepala Badan Pemberdayaan masyarakat dan Desa Loteng.

Sedangkan di kedinasan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang sebelumnya dijabat oleh H.L. Abdul Azim digantikan oleh Ir.L.Zakaria yang sebelumnya menjabat Kepala Bapeda Loteng sedangkan Abdul Azim ditempatkan sebagai Staff Ahli. Sementara jabatan Kepala Bapeda di isi oleh Ir.H. Mozarita, RMM yang sebelumnya menjabat Kabid Perencanaan Pembangunan I Bapeda Loteng.

Drs. Sukomo yang sebelumnya menjabat Kadisostek kini menjadi Staff Ahli dan posisinya sebagai Kadisostek yang namanya berubah menjadi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi dijabat oleh L. Agus Anshori, SH yang sebelumnya menjabat Kabag Umum dan Perlengkapan Setda Loteng. Dan masih banyak lagi para pejabat yang harus pindah tempat duduk lainnya.

Sementara itu Bupati Lombok Tengah H.L.Wiratmaja dalam jumpa persnya  mengatakan bahwa pelaksanaan mutasi kali ini merupakan tindak lanjut Perda No. 23 Tahun 2008 tentang susunan organisasi dan tata kerja perangkat daerah sebagai implementasi dari PP 41 tahun 2007. “ini membawa konsekuensi terhadap pergeseran atau rotasi jabatan baik dalam bentuk mutasi horizontal maupun mutasi promosi” ungkapnya.

Wiratmaja juga menekankan bahwa para pejabat yang dimutasi tersebut telah dipersiapkan dengan pertimbangan yang matang dan cermat oleh Baperjakat terutama dari segi kompetensi yang dimiliki oleh para pejabat tersebut. [Le]

Iklan

2 Tanggapan

  1. salut atas keberanian bupati yg selama ini dianggap tdk berani menerapkan pp tsb, ini moment yg tepat tuk tunjukkan bhw bupati itu bisa! akan lbh hebat lagi jika nantinya kabupaten loteng berevolusi menjadi kadipaten loteng!

  2. yah dari L ke L sama aja dong (semakam kance sekubur) selae lime likur itammm aneh porokn bae te aran jak datu bekuase ape jak unik……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: