Pemkab Lotim Ogah Lunasi Proyek Bukan Karena Dendam Politik

Lotim— Tertundanya pembayaran proyek pembangunan darmaga dan pelabuhan di Labuhan Haji Lombok Timur bukan karena adanya dendam politik. Penundaan pembayaran pengerjaan konstruksi proyek yang hingga kini masih tersisa Rp. 31,1 milyar lebih disebabkan semata-mata karena alasan teknis konstruksi saja.

Pengakuan tersebut diungkapkan Bupati Lotim, H.M. Sukiman Azmy pada acara Safari Ramadhan di desa Teros Kecamatan Labuhan Haji beberapa waktu lalu. Seperti dimaklumi proyek tersebut dianggarkan dengan system multi Years selama dua tahun anggaran, yakni anggaran tahun 2007 dan 2008 dengan nilai proyek mencapai Rp. 82,3 milyar. Pengalokasian anggaran tersebut berkonsekuensi terhadap penggembosan anggaran kemasyarakatan yang umumnya dititip di masing-masing SKPD.

Meski pada masa pemerintahan Bupati H.M Sukiman Azmy saat ini menilai proyek tersebut terlalu spektakuler namun penundaan tersebut menurut Sukiman lebih semata karena alasan teknis bukan politik. “awalnya diprediksi akan dilakukan pengerukan pasir atau tanah di bagian kolam utama, tempat berlabuhnya kapal tetapi ternyata diareal kolam tersebut terdapat batu cadas yang keras sehingga kapal keruk tercanggih harus didatangkan” ungkap Bupati.

Karena itu pihak rekanan tengah melakukan berbagai upaya guna menghilangkan batu keras tersebut termasuk dengan mendatangkan kapal keruk canggih, hanya saja secara tehnis batu keras tersebut belum bisa dihilangkan. “persoalan tehnis konstruksi itulah yang menyebabkan proyek tersebut belum tuntas, jadi bagaimana kita mau membayar lunas proyek tersebut kalau belum selesai?” urai Sukiman setengah bertanya. [Le/Max]

%d blogger menyukai ini: